Perkenalkan ! Park Ranger Sang Penjaga Taman Kota Hujan

Banyak kota di Indonesia beberapa tahun ini rajin mempercantik kotanya dengan membangun berbagai taman kota. Semua memang ditujukan, selain untuk menambah keindahan sebuah kota, juga untuk memenuhi ketersediaan ruang terbuka hijau publik yang disyaratkan oleh peraturan.

Sebuah hal yang harus diapresiasi mengingat warga kota tetap membutuhkan adanya fasilitas umum dan ruang publik yang bisa mereka pergunakan untuk melakukan aktivitas di luar rutinitas setiap harinya. Bagaimanapun manusia sebagai mahkluk sosial membutuhkan manfaat yang disediakan oleh taman kota.

Bogor, kota hujan adalah salah satu yang juga melakukannya. Selain menambah jumlah taman cantik, pemda kota ini juga melakukan renovasi dan penataan ulang di berbagai taman yang sudah ada sejak beberapa tahun terakhir. Bahkan, tidak heran taman-taman kota ini kemudian menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan yang datang ke kota hujan.

Sayangnya, sama dengan banyak yang terjadi di kota lain, keberadaan taman kota sendiri selalu berada dalam ancaman. Kesadaran masyarakat yang masih sangat rendah terhadap lingkungan, kebiasaan membuang sampah sembarangan, dan tangan-tangan jahil yang merusak fasilitas umum yang ada kerap menjadikan sebuah taman kota tidak lagi nyaman untuk dikunjungi.

Untungnya, pemda kota hujan ini kemudian menemukan solusinya. Mereka sejak 6 tahun terakhir sudah memiliki yang namanya Park Ranger. Kalau melihat namanya, mungkin orang akan terbayang penjaga hutan. Tetapi, bukan. Park Ranger versi Kota Bogor adalah penjaga taman kota.

Mereka secara bergantian akan menjaga 24 jam sehari, bukan saja keamanan, tetapi juga kebersihan dan ketertiban di berbagai taman kota yang tersebar di penjuru Bogor.

Park Ranger diambil dari Satuan Polisi Pamong Praja yang merupakan salah satu suku dinas kota. Hanya saja, penampilan mereka dirubah. Kalau biasanya Satpol PP menggunakan seragam warna khaki gelap, satuan Park Ranger memakai baju atas berwarna cerah. Mungkin untuk memberikan kesan ceria dan akrab kepada warga dan pengunjung taman dibandingkan warna sebelumnya yang terkesan sangat dan seram.

Penampilannya seperti di bawah ini.

Perkenalkan Park Ranger Sang Penjaga Taman Kota Hujan
Park Ranger Kota Bogor

Mereka akan mudah ditemukan di pos yang biasa terdapat di salah satu sudut taman mengawasi dan menjaga ketertiban di taman-taman Kota Bogor.

Perkenalkan Park Ranger Sang Penjaga Taman Kota Hujan
Pos Park Ranger di Taman Kencana Bogor

Hasilnya memang bisa terasa sekali. Suasana taman yang biasanya kumuh dan tidak teratur karena penuh dengan pedagang dan warga yang merusak tanaman, sekarang menjadi lebih teratur dan tertib. Sampah pun tidak lagi bertebaran dimana-mana.

Tidak heran belakangan ini semakin banyak warga Bogor yang menghabiskan waktunya di taman kota dan bersama keluarga, bahkan hingga malam hari.

Salah satu bukti bagaimana mereka menegakkan peraturan dan ketertiban di taman kota bogor pun, saya rasakan sendiri pada tanggal 17 Agustus 2019, saat upacara peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia ke-74 yang lalu.

Banyak pengunjung lapangan Sempur, dimana upacara diadakan ingin menonton. Sayangnya, dan ini harus diakui masih banyak warga yang meski mengaku modern, terlalu bodoh untuk membaca tulisan “Dilarang menginjak rumput” dan area yang diberi pembatas. Mereka dengan seenaknya saja menginjak hanya karena malas memutar dan mencari tempat. Yah, itulah orang Indonesia.

Dan, segera park ranger yang bertugas langsung menegur dan memperingatkan pengunjung tersebut. Sekaligus memperingatkan penonton yang lain agar tidak melakukan hal yang sama.

Sebuah hal yang memang diperlukan di tengah masyarakat yang masih terlalu mementingkan diri sendiri dan sulit untuk mengikuti aturan, bahkan yang paling sederhana sekalipun.

Itulah Park Ranger, satuan penjaga taman Kota Bogor.